Tampilkan postingan dengan label Tokoh atau Artis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tokoh atau Artis. Tampilkan semua postingan

Jumat, 06 Agustus 2021

Lesti Kejora Terlihat Cantik dan Glowing Ini Rahasia Perawatan Wajah

VIVA – Pedangdut Lesti Kejora menjadi salah satu penyanyi muda berbakat tanah air yang menarik perhatian publik. Lesti Kejora sendiri mulai dikenal saat dirinya berhasil menjadi pemenang ajang kontes pencarian bakat dangdut enam tahun lalu.Dan kini, transformasi perubahan penampilan Lesti makin disorot publik. Cantik dan glowing.

Lesti Kejora berhasil menjadi pemenang ajang kontes dangdut di usianya yang sangat muda yakni 14 tahun kala itu. Bukan tanpa sebab, kemampuan vokal Lesti Kejora yang apik di usianya yang terbilang dini mampu menyihir para dewan juri dan juga penonton.

"Dulu mungkin kurang terawat sekarang sudah bisa lebih aware pada kesehatan kulit, jauh lebih bersih, jauh lebih sehat dan jauh lebih segar. Pas pertama ketemu, masih lebih gembil, masih kusam dan kulit jauh lebih gelap," ujarnya.

Ia mengatakan Lesti mengaku ingin jauh lebih cerah, jauh lebih sehat kulitnya dan lebih tirus juga pengin lebih segar. Dokter Reza mengatakan treatmen yang dilakukan adalah dengan melakukan infus, kemudian laser tindakannya dan botox  untuk meniruskan wajahnya. 

"Keluhan Lesti selama ini ya itu wajahnya ingin tirus dan lebih segar dan tidak gelap lagi," kata dia. 

Tidak operasi 

Menurut dokter Reza yang merawatnya, Lesti lebih memilih melakukan perawatan rutin dengan infus kromosom untuk menaikkan tone kulit agar terlihat lebih cerah dibanding harus melakukan operasi. Seperti apa treatmentnya?

"Dua minggu sekali,  kami rutin melakukan tindakan laser kemudian sebulan sekali kita facial. Lalu kami infus kromosom, jadi akan terlihat lebih cerah, lebih bersih. Dan Lesti belum pernah ada tindakan bedah ke Lesti, dan dia tidak mau ke tindakan itu (operasi). Jadi lebih ke perawatan saja," tuturnya.

Lesti sendiri mengakui semua dilakukan dengan penuh perjuangan.  "Dari nol sampai sekarang tengahnya juga belum, jadi masih terus berjuangan," kata dia. 

Menanggapi penampilan wajah Lesti yang terlihat lebih segar dan cerah, Rizky Bilar mengatakan bahwa Lesti sudah memiliki penampilan yang elegan. 

"Sebenarnya itu prinsip ya. Bagi saya sendiri Lesti sudah memiliki penampilan yang elegan.  Dia tidak mau terlihat glamour, dia sederhana tapi bagi saya pribadi itu penampilan yang elegan," ujarnya. 

sumber :

https://www.viva.co.id/amp/gaya-hidup/gaya/1332319-terlihat-cantik-dan-glowing-ini-rahasia-perawatan-wajah-lesti-kejora?page=3&utm_medium=page-3










Rabu, 15 Maret 2017

Jennifer Lawrence Pemeran "The Hunger Games Mockingjay Part 1" juga Tidak Suka Diet


Jennifer Lawrence Pemeran Film Baru "The Hunger Games: Mockingjay - Part 1" juga Tidak Suka Diet. Salah Film The Hunger Games yang diangkat dari sebuah buku berjudul sama Senin (10/11/2014) malam dilakukan pemutaran perdana film baru tersebut di Halaman Odeon Leicester Square, London.

Si Cantik yang bertubuh montok Jennifer Lawrence, pemeran wanita tangguh Katniss Everdeen membawakan peran tersebut dengan apik dan memukau banyak pihak.

Meskipun populer lewat film ini, Jennifer sudah beberapa kali bermain dalam banyak film besar lainnya. Salah satunya adalah film drama berjudul Silver Lining Playbook yang menduetkan penampilannya dengan aktor kaliber papan atas, Bradley Cooper. Penampilannya di film ini mendapatkan banyak pujian. Dia memenangkan banyak penghargaan seperti Academy Award dan Golden Globe Award untuk kategori pemain wanita terbaik.

Jennifer memang unik. Tidak seperti aktris lain yang selalu menjaga pola makan agar bentuk tubuhnya selalu ramping, dia malah terkesan cuek dan tidak peduli dengan bentuk tubuhnya.

Dalam sebuah wawancara dengan majalah fashion Elle, Amerika, beberapa waktu silam, Jennifer mengungkapkan bahwa dirinya sudah termasuk 'obesitas' untuk ukuran Hollywood.
"Saya makan seperti manusia gua. Saya adalah satu-satunya aktris yang tidak memiliki masalah anorexia," seloroh Jennifer Lawrence.
Jennifer menegaskan bahwa dirinya tak akan diet demi sebuah peran dalam film, tidak seperti aktris Hollywood lainnya seperti Mila Kunis, Natalie Portman, dan Anne Hathaway. "Saya tidak akan pernah melaparkan diri saya sendiri demi sebuah peran," ungkapnya.
"Saya hanya ingin tubuh saya terlihat sehat dan kuat, bukan kurus dan kurang gizi," tambah Jennifer mengenai pola makannya.

Meskipun berulang kali diejek karena dianggap kegemukan, Jennifer tidak lantas putus asa dan terpukul. Dia tetap percaya diri dengan apa adanya dirinya. Dia bahkan menolak untuk melakukan diet ketat. Dia mengatakan tidak ingin memberikan contoh buruk kepada remaja wanita agar berdiet ketat hingga berakibat fatal bagi kesehatan seperti yang dilansir oleh Huffingtonpost.

Dia tidak peduli akan omongan banyak orang yang menyebutkan bahwa dia tidak pantas menjadi artis karena berat badannya. Jennifer hanya tersenyum mendengar pernyataan itu karena dia telah membuktikan bahwa kemampuannya yang akan menjawab hal itu.

Meskipun demikian, dia selalu menjaga tubuhnya agar sehat dan fit dengan teratur berolahraga. Dia bangga dengan bentuk tubuhnya yang berisi dan tidak berniat mengubahnya menjadi kurus seperti banyak aktris wanita lain pada umumnya. Jennifer memberikan contoh yang sangat baik bagi para wanita untuk selalu bersyukur dan mencintai diri sendiri.

Olahraga teratur
Sebelum memulai syuting The Hunger Games, Jennifer melakukan olahraga selama enam minggu agar tubuh menjadi fit dan ideal. Latihan yang dilakukan berupa lari, sprint, dan angkat bebean selama 1,5 jam setiap harinya. Ditambah latihan memanah sesuai dengan karakter dalam film tersebut. Enggak heran kan, kalau ia menghasilkan tubuh yang bagus?

Kecantikan seorang wanita tidak selalu diukur dari bentuk tubuh atau parasnya saja. Seperti Jennifer Lawrence, dia membuat kagum dunia dengan bakat dan kemampuan beraktingnya. Nah ladies, apa pendapat Anda tentang hal ini?

Sumber :
- http://www.vemale.com/inspiring/people-we-love/44635-jennifer-lawrence-si-cantik-yang-anti-diet.html
- http://www.kawankumagz.com/read/hidup-sehat-ala-jennifer-lawrence
- http://showbiz.liputan6.com/read/2116541/ogah-diet-jennifer-lawrence-tak-takut-gendut

 Baca Juga Artikel ini:
- Nuri Maulida ternyata Tidak Suka Diet
- Kecantikan Nadine Kaiser dalam Mewarnai Rambutnya
- Cara Cantik Shandy Aulia

 ==================================
(Ads). 
Gratis Ongkir Bayar di Rumah COD
Kasur Panas Sauna 1,4juta
Slimming Belt 495ribu
Timbangan Lemak Perut 1,6juta
Alat Treadmill Elektrik 5,9juta
call sms WA 087780633777 / 081311555012
===================================

Selasa, 11 November 2014

Nuri Maulida ternyata tidak Perlu Diet untuk menjaga Penampilan


Nuri Maulida ternyata Tidak perlu Diet untuk menjaga Penampilan.
Menjaga penampilan dan performa pasti jadi prioritas utama bagi insan yang bergerak di dunia hiburan. Tapi pastinya setiap orang punya cara sendiri-sendiri dalam menjaga aset mereka ini.

Nuri Maulida misalnya, menjaga kecantikan mulai dari inner beauty sampai jamu tradisional.

Ditanya soal bagaimana menjaga penampilannya, Nuri mengaku melakukan berbagai hal. "Aku sih engga ada yang aneh. Paling perempuan cantik dari inner beauty, by your self aja ngilangin rasa sirik, iri, dengki itukan penyakit hati," kata Nuri.

"Jamu paling seneng beras kencur kalau ga kunyit asem selain bikin perempuan singset, kalau lagi haid perempuan juga lancar kalau pijit engga ada sih. Ada yang totok aura kan, paling itu sesekali untuk melancarkan peredaran darah juga, soalnya sering pulang pagi syuting biar fresh lagi," ungkap.

 "Aku takut diet salah malah sakit mending sekarang sehat dulu aja, jadwal shooting lagi ga jelas, kan shooting mulai dari siang pulang pagi, nanti diet malah sakit," terang Nuri.

Aktris Nuri Maulida resmi dipersunting politikus Pandu Kesuma Dewangsa. Momen sakral itu berlangsung dengan tenang dan khidmat di Masjid Al Ittihad, Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (9/11).

Untuk energi sehari penuh, Nuri sangat memerhatikan suplai makanan yang masuk ke perutnya. Triknya, aktris kelahiran Bandung ini memperbanyak porsi buah dan sayur di setiap waktu makan.

Selain itu, konsumsi air putih juga sangat ia jaga. Di lokasi syuting, Nuri mengaku selalu mendapat air mineral satu liter dalam botol. Dan dalam sehari dia bisa menghabiskan sampai dua botol!

Salah satu hal yang belakangan ia tinggalkan adalah olahraga. Tapi tetap, kalau ada waktu senggang, terutama di akhir minggu, Nuri melakukan olahraga di gym atau sekadar berenang.

Kulit wajah adalah salah satu hal yang sangat dijaga aktris yang kini juga merambah ke dunia tarik suara ini. Kalau jerawat sudah cukup mengganggu, Nuri menyempatkan diri untuk konsultasi ke dokter kulit, dan rajin melakukan perawatan setelahnya.

Ada satu rahasia yang membuat penampilannya selalu segar, yaitu totok aura. Nuri mengaku sangat sering pergi ke salah satu klinik totok aura ternama untuk menjaga kesegaran wajah sekaligus vitalitas tubuhnya.

Bukan hanya wajah yang ditotok, tapi juga seluruh tubuhnya, dengan pertimbangan kesehatan sebagai alasan utama. Efeknya yang langsung terlihat adalah wajah lebih segar, cerah sekaligus berseri-seri.

Dan setelah itu, untuk menjaga mood tetap baik, sebisa mungkin Nuri selalu menebar senyum. Selain membuat otot wajahnya lebih relaks, orang yang melihatnya juga lebih senang.

Untuk perawatan rambut, sepertinya Nuri beruntung karena memiliki mama yang cukup telaten.

Di rumah, sang mama selalu rajin mengaplikasikan bahan-bahan tradisional, seperti lidah buaya atau seledri, sebelum dia mencuci rambut.

Tapi perawatan rutin seperti hair mask atau hair spa di salon juga tidak lantas dilupakannya. Bahkan kalau bisa, seminggu sekali ia harus datang ke salon hanya untuk merawat mahkotanya itu.

Untuk penataan rambut, Nuri mengaku memiliki stylist khusus di salon langganannya, di bilangan Senayan.

Rahasia Menambah Stamina
Untuk energi sehari penuh, Nuri sangat memerhatikan suplai makanan yang masuk ke perutnya. Triknya, aktris kelahiran Bandung ini memperbanyak porsi buah dan sayur di setiap waktu makan.

Selain itu, konsumsi air putih juga sangat ia jaga. Di lokasi syuting, Nuri mengaku selalu mendapat air mineral satu liter dalam botol. Dan dalam sehari dia bisa menghabiskan sampai dua botol!

Salah satu hal yang belakangan ia tinggalkan adalah olahraga. Tapi tetap, kalau ada waktu senggang, terutama di akhir minggu, Nuri melakukan olahraga di gym atau sekadar berenang.

Wajah Segar Penuh Aura Positif

Kulit wajah adalah salah satu hal yang sangat dijaga aktris yang kini juga merambah ke dunia tarik suara ini. Kalau jerawat sudah cukup mengganggu, Nuri menyempatkan diri untuk konsultasi ke dokter kulit, dan rajin melakukan perawatan setelahnya.

Ada satu rahasia yang membuat penampilannya selalu segar, yaitu totok aura. Nuri mengaku sangat sering pergi ke salah satu klinik totok aura ternama untuk menjaga kesegaran wajah sekaligus vitalitas tubuhnya.

Bukan hanya wajah yang ditotok, tapi juga seluruh tubuhnya, dengan pertimbangan kesehatan sebagai alasan utama. Efeknya yang langsung terlihat adalah wajah lebih segar, cerah sekaligus berseri-seri.

Dan setelah itu, untuk menjaga mood tetap baik, sebisa mungkin Nuri selalu menebar senyum. Selain membuat otot wajahnya lebih relaks, orang yang melihatnya juga lebih senang.

Rambut Cantik berkat Perawatan Tradisional
Untuk perawatan rambut, sepertinya Nuri beruntung karena memiliki mama yang cukup telaten.

Di rumah, sang mama selalu rajin mengaplikasikan bahan-bahan tradisional, seperti lidah buaya atau seledri, sebelum dia mencuci rambut.

Tapi perawatan rutin seperti hair mask atau hair spa di salon juga tidak lantas dilupakannya. Bahkan kalau bisa, seminggu sekali ia harus datang ke salon hanya untuk merawat mahkotanya itu.

Untuk penataan rambut, Nuri mengaku memiliki stylist khusus di salon langganannya, di bilangan Senayan.
- See more at: http://tipskecantikantipskesehatan.blogspot.com/2013/05/cantik-ala-artis-nuri-maulida.html#sthash.VcIB2nla.dpuf

 Sumber:
Rahasia Menambah Stamina
Untuk energi sehari penuh, Nuri sangat memerhatikan suplai makanan yang masuk ke perutnya. Triknya, aktris kelahiran Bandung ini memperbanyak porsi buah dan sayur di setiap waktu makan.

Selain itu, konsumsi air putih juga sangat ia jaga. Di lokasi syuting, Nuri mengaku selalu mendapat air mineral satu liter dalam botol. Dan dalam sehari dia bisa menghabiskan sampai dua botol!

Salah satu hal yang belakangan ia tinggalkan adalah olahraga. Tapi tetap, kalau ada waktu senggang, terutama di akhir minggu, Nuri melakukan olahraga di gym atau sekadar berenang.

Wajah Segar Penuh Aura Positif

Kulit wajah adalah salah satu hal yang sangat dijaga aktris yang kini juga merambah ke dunia tarik suara ini. Kalau jerawat sudah cukup mengganggu, Nuri menyempatkan diri untuk konsultasi ke dokter kulit, dan rajin melakukan perawatan setelahnya.

Ada satu rahasia yang membuat penampilannya selalu segar, yaitu totok aura. Nuri mengaku sangat sering pergi ke salah satu klinik totok aura ternama untuk menjaga kesegaran wajah sekaligus vitalitas tubuhnya.

Bukan hanya wajah yang ditotok, tapi juga seluruh tubuhnya, dengan pertimbangan kesehatan sebagai alasan utama. Efeknya yang langsung terlihat adalah wajah lebih segar, cerah sekaligus berseri-seri.

Dan setelah itu, untuk menjaga mood tetap baik, sebisa mungkin Nuri selalu menebar senyum. Selain membuat otot wajahnya lebih relaks, orang yang melihatnya juga lebih senang.

Rambut Cantik berkat Perawatan Tradisional
Untuk perawatan rambut, sepertinya Nuri beruntung karena memiliki mama yang cukup telaten.

Di rumah, sang mama selalu rajin mengaplikasikan bahan-bahan tradisional, seperti lidah buaya atau seledri, sebelum dia mencuci rambut.

Tapi perawatan rutin seperti hair mask atau hair spa di salon juga tidak lantas dilupakannya. Bahkan kalau bisa, seminggu sekali ia harus datang ke salon hanya untuk merawat mahkotanya itu.

Untuk penataan rambut, Nuri mengaku memiliki stylist khusus di salon langganannya, di bilangan Senayan.
- See more at: http://tipskecantikantipskesehatan.blogspot.com/2013/05/cantik-ala-artis-nuri-maulida.html#sthash.VcIB2nla.dpufSumber: - http://www.kapanlagi.com/showbiz/selebriti/hindari-diet-nuri-maulida-pilih-minum-jamu.html
- http://hot.detik.com/read/2014/11/09/101228/2743004/230/nuri-maulida-resmi-jadi-istri-politikus-pandu-kesuma
- http://www.kapanlagi.com/showbiz/selebriti/hindari-diet-nuri-maulida-pilih-minum-jamu.html
- http://i2.wp.com/www.silanghati.com/wp-content/uploads/2014/11/nuri-maulida111.jpg
- http://tipskecantikantipskesehatan.blogspot.com/2013/05/cantik-ala-artis-nuri-maulida.html

 Baca Juga Artikel ini:
- Kecantikan Nadine Kaiser dalam Mewarnai Rambutnya
- Cara Cantik Shandy Aulia


 ==================================
(Ads). 
Gratis Ongkir Bayar di Rumah COD
Kasur Panas Sauna 1,4juta
Slimming Belt 495ribu
Timbangan Lemak Perut 1,6juta
Alat Treadmill Elektrik 5,9juta
call sms WA 087780633777 BBM 7649FA23
===================================



Senin, 10 November 2014

Mengenang Kontribusi para Dokter Medis pada Hari Pahlawan




Mengenang Kontribusi para Dokter Medis pada Hari Pahlawan
Hari Pahlawan Diselenggarakan setiap tanggal 10 November untuk memperingati Pertempuran Surabaya, yang  merupakan peristiwa sejarah perang antara pihak tentara Indonesia dan pasukan Belanda. Peristiwa besar ini terjadi pada tanggal 10 November 1945 di Kota Surabaya, Jawa Timur. Pertempuran ini adalah perang pertama pasukan Indonesia dengan pasukan asing setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dan satu pertempuran terbesar dan terberat dalam sejarah Revolusi Nasional Indonesia yang menjadi simbol nasional atas perlawanan Indonesia terhadap kolonialisme.

Disamping itu, ternyata banyak para Dokter Medis yang berperan dalam pasang surut perjuangan demi kemerdekaan RI dan mereka layak sebagai Pahlawan Nasional. Berikut in adalah beberapa Dokter-dokter medis yang berpengaruh dalam kemerdekaan Republik Indonesia.

Dr. Wahidin Soedirohusodo

dr. Wahidin Sudirohusodo (lahir di Mlati, Sleman, Yogyakarta, 7 Januari 1852 – meninggal di Yogyakarta, 26 Mei 1917 pada umur 65 tahun) adalah salah seorang pahlawan nasional Indonesia. Namanya selalu dikaitkan dengan Budi Utomo karena walaupun ia bukan pendiri organisasi kebangkitan nasional itu, dialah penggagas berdirinya organisasi yang didirikan para pelajar School tot Opleiding van Inlandsche Artsen Jakarta itu.

Dokter lulusan STOVIA ini sangat senang bergaul dengan rakyat biasa, sehingga tak heran bila ia mengetahui banyak penderitaan rakyat. Ia juga sangat menyadari bagaimana terbelakang dan tertindasnya rakyat akibat penjajahan Belanda. Menurutnya, salah satu cara untuk membebaskan diri dari penjajahan, rakyat harus cerdas. Untuk itu, rakyat harus diberi kesempatan mengikuti pendidikan di sekolah-sekolah. Sebagai dokter, ia sering mengobati rakyat tanpa memungut bayaran. Dua pokok yang menjadi perjuangannya ialah memperluas pendidikan dan pengajaran dan memupuk kesadaran kebangsaan.

Prof Dr. M. Sardjito

Prof. Dr. M. Sardjito (lahir di Magetan, Jawa Timur, 13 Agustus 1889 – meninggal 5 Mei 1970 pada umur 80 tahun) adalah dokter yang menjadi Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada. Ia lulus Sekolah Dasar Purwodadi di Desa Purwodadi, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetanpada tahun 1922. Pada masa perang kemerdekaan, beliau ikut serta dalam proses pemindahan Institut Pasteur di Bandung ke Klaten. Selanjutnya beliau menjadi Presiden Universiteit (sekarang disebut Rektor) Universitas Gadjah Mada yang pertama dari awal berdirinya UGM tahun 1949 sampai 1961. Nama beliau diabadikan sebagai nama rumah sakit daerah di Yogjakarta yaitu Rumah Sakit Umum Pusat Dr Sardjito.

Ki Hajar Dewantara

Raden Mas Soewardi Soerjaningrat (EYD: Suwardi Suryaningrat, sejak 1972 menjadi Ki Hadjar Dewantara, EYD: Ki Hajar Dewantara, beberapa menuliskan bunyi bahasa Jawanya dengan Ki Hajar Dewantoro; lahir di Yogyakarta, 2 Mei 1889 – meninggal di Yogyakarta, 26 April 1959pada umur 69 tahun; selanjutnya disingkat sebagai “Soewardi” atau “KHD”) adalah aktivis pergerakan kemerdekaan Indonesia, kolumnis, politisi, dan pelopor pendidikan bagi kaum pribumi Indonesia dari zaman penjajahan Belanda. Ia adalah pendiri Perguruan Taman Siswa, suatu lembaga pendidikan yang memberikan kesempatan bagi para pribumi jelata untuk bisa memperoleh hak pendidikan seperti halnya para priyayi maupun orang-orang Belanda.

Tanggal kelahirannya sekarang diperingati di Indonesia sebagai Hari Pendidikan Nasional. Bagian dari semboyan ciptaannya, tut wuri handayani, menjadi slogan Kementerian Pendidikan Nasional Indonesia. Namanya diabadikan sebagai salah sebuah nama kapal perang Indonesia, KRI Ki Hajar Dewantara. Potret dirinya diabadikan pada uang kertas pecahan 20.000 rupiah tahun emisi 1998.[2]

Ia dikukuhkan sebagai pahlawan nasional yang ke-2 oleh Presiden RI, Soekarno, pada 28 November 1959 (Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 305 Tahun 1959, tanggal 28 November 1959).

Agustinus Adisoetjipto, Marsekal Muda Anumerta
Lahir di Salatiga, Jawa Tengah, 3 Juli 1916 – meninggal di Bantul, Yogyakarta, 29 Juli 1947 pada umur 31 tahun) adalah seorang pahlawan nasional dan seorang komodor udara Indonesia.

Adisoetjipto mengenyam pendidikan GHS (Geneeskundige Hoge School) (Sekolah Tinggi Kedokteran) dan lulusan Sekolah Penerbang Militaire Luchtvaart di Kalijati, Subang.

Pada tanggal 15 November 1945, Adisoetjipto mendirikan Sekolah Penerbang di Yogyakarta, tepatnya di Lapangan Udara Maguwo, yang kemudian diganti namanya menjadi Bandara Adisutjipto, untuk mengenang jasanya sebagai pahlawan nasional.

Pada saat Agresi Militer Belanda I, Adisujipto dan Abdulrahman Saleh diperintahkan terbang ke India. Penerobosan blokade udara Belanda menuju India dan Pakistan berhasil dilakukan. Namun dalam perjalanan pulang membawa bantuan obat-obatan dari Malaya, pesawat Dakota VT-CLAditumpanginya jatuh ditembak oleh dua pesawat P-40 Kittyhawk Belanda di Dusun Ngoto pada tanggal 29 Juli 1947.

Abdulrachman Saleh

Abdulrachman Saleh dilahirkan pada tanggal 1 Juli 1909 di Jakarta. Pada masa mudanya, ia bersekolah di HIS (Sekolah rakyat berbahasa Belanda atau Hollandsch Inlandsche School) MULO (Meer Uitgebreid Lager Onderwijs) atau kini SLTP, AMS (Algemene Middelbare School) kini SMU, dan kemudian diteruskannya ke STOVIA (School Tot Opleiding van Inlandsche Artsen). Karena pada saat itu STOVIA dibubarkan sebelum ia menyelesaikan studinya di sana, maka ia meneruskan studinya di GHS (Geneeskundige Hoge School), semacam sekolah tinggi dalam bidang kesehatan atau kedokteran. Ayahnya, Mohammad Saleh, tak pernah memaksakannya untuk menjadi dokter, karena saat itu hanya ada STOVIA saja. Ketika ia masih menjadi mahasiswa, ia sempat giat berpartisipasi dalam berbagai organisasi seperti Jong Java, Indonesia Muda, dan KBI atau Kepanduan Bangsa Indonesia.

Setelah ia memperoleh ijazah dokter, ia mendalami pengetahuan ilmu faal. Setelah itu ia mengembangkan ilmu faal ini di Indonesia. Oleh karena itu, Universitas Indonesia pada 5 Desember 1958 menetapkan Abdulrachman Saleh sebagai Bapak Ilmu Faal Indonesia.

Ia juga aktif dalam perkumpulan olah raga terbang dan berhasil memperoleh ijazah atau surat izin terbang.

Selain itu, ia juga memimpin perkumpulan VORO (Vereniging voor Oosterse Radio Omroep), sebuah perkumpulan dalam bidang radio. Maka sesudah kemerdekaan diproklamasikan, ia menyiapkan sebuah pemancar yang dinamakan Siaran Radio Indonesia Merdeka. Melalui pemancar tersebut, berita-berita mengenai Indonesia terutama tentang proklamasi Indonesia dapat disiarkan hingga ke luar negeri. Ia juga berperan dalam mendirikan Radio Republik Indonesiayang berdiri pada 11 September 1945.

Setelah menyelesaikan tugasnya itu, ia berpindah ke bidang militer dan memasuki dinas Angkatan Udara Ia diangkat menjadi Komandan Pangkalan Udara Madiun pada 1946. Ia turut mendirikan Sekolah Teknik Udara dan Sekolah Radio Udara di Malang. Sebagai Angakatan Udara, ia tidak melupakan profesinya sebagai dokter, ia tetap memberikan kuliah pada Perguruan Tinggi Dokter diKlaten, Jawa Tengah.

Johannes Leimena

Dr. Johannes Leimena (lahir di Ambon, Maluku, 6 Maret 1905 – meninggal di Jakarta, 29 Maret 1977 pada umur 72 tahun) adalah salah satu pahlawan Indonesia. Ia merupakan tokoh politik yang paling sering menjabat sebagai menteri kabinet Indonesia dan satu-satunya Menteri Indonesia yang menjabat sebagai Menteri selama 21 tahun berturut-turut tanpa terputus. Leimena masuk ke dalam 18 kabinet yang berbeda, sejak Kabinet Sjahrir II (1946) sampai Kabinet Dwikora II (1966), baik sebagai Menteri Kesehatan, Wakil Perdana Menteri, Wakil Menteri Pertama maupun Menteri Sosial. Selain itu Leimena juga menyandang pangkat Laksamana Madya (Tituler) di TNI-AL ketika ia menjadi anggota dari KOTI (Komando Operasi Tertinggi) dalam rangka Trikora.

Pada tahun 1914, Leimena hijrah ke Batavia (Jakarta) dimana ia meneruskan studinya di ELS (Europeesch Lagere School), namun hanya untuk beberapa bulan saja lalu pindah ke sekolah menengah Paul Krugerschool. Dari sini ia melanjutkan pendidikannya ke MULO, kemudian melanjutkan pendidikan kedokterannya STOVIA (School Tot Opleiding Van Indische Artsen),Surabaya – cikal bakal Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Dr. Cipto Mangunkusumo

Dr. Cipto Mangunkusumo atau Tjipto Mangoenkoesoemo (Pecangakan, Ambarawa, Semarang, 1886 – Jakarta, 8 Maret 1943) adalah seorang tokoh pergerakan kemerdekaan Indonesia. Bersama dengan Ernest Douwes Dekker dan Ki Hajar Dewantara ia dikenal sebagai “Tiga Serangkai” yang banyak menyebarluaskan ide pemerintahan sendiri dan kritis terhadap pemerintahan penjajahan Hindia Belanda. Ia adalah tokoh dalam Indische Partij, suatu organisasi politik yang pertama kali mencetuskan ide pemerintahan sendiri di tangan penduduk setempat, bukan oleh Belanda. Pada tahun 1913 ia dan kedua rekannya diasingkan oleh pemerintah kolonial ke Belanda akibat tulisan dan aktivitas politiknya, dan baru kembali 1917.

Dokter Cipto menikah dengan seorang Indo pengusaha batik, sesama anggota organisasi Insulinde, bernama Marie Vogel pada tahun 1920.

Berbeda dengan kedua rekannya dalam “Tiga Serangkai” yang kemudian mengambil jalur pendidikan, Cipto tetap berjalan di jalur politik dengan menjadi anggotaVolksraad. Karena sikap radikalnya, pada tahun 1927 ia dibuang oleh pemerintah penjajahan ke Banda.

Dr. Moewardi

Moewardi adalah seorang dokter lulusan STOVIA. Setelah lulus, beliau melanjutkan pendidikan Spesialisasi Telinga Hidung Tenggorokan (THT). Selain itu aa adalah ketua Barisan Pelopor tahun 1945 di Surakarta dan terlibat dalam peristiwa proklamasi 17 Agustus 1945. Dalam acara tersebut, ia juga turut memberikan sambutan setelah Soewirjo, wakil wali kota Jakarta saat itu.

Di Solo, dr.Muwardi mendirikan sekolah kedokteran dan membentuk gerakan rakyat untuk melawan aksi-aksi PKI. Pada peristiwa Madiun dia adalah salah satu tokoh yang dikabarkan hilang dan diduga dibunuh oleh pemberontak selain Gubernur Soeryo.

Kini namanya diabadikan sebagai nama Rumah Sakit Umum Daerah Surakarta. Namanya juga diabadikan sebagai sebuah nama jalan di jakarta

Professor Moestopo

Major General Professor Moestopo (lahir di Ngadiluwih, Kediri, Jawa Timur, 13 Juli 1913 – meninggal di Bandung, Jawa Barat, 29 September 1986 pada umur 73 tahun) adalah seorang dokter gigi Indonesia, pejuang kemerdekaan, dan pendidik. Dia dinyatakan sebagai Pahlawan Nasional dari Indonesia pada tanggal 10 November 2007.

Lahir di Kediri, Jawa Timur, Moestopo pindah ke Surabaya untuk menghadiri Sekolah Kedokteran Gigi di sana. Pada awalnya menjadi seorang praktisi, karyanya terputus pada tahun 1942 ketika Jepang menduduki Indonesia dan Moestopo ditangkap oleh Kempeitai untuk mencari mencurigakan. Setelah dibebaskan, ia menjadi dokter gigi untuk Jepang tapi akhirnya memutuskan untuk melatih sebagai seorang perwira tentara. Setelah lulus dengan pujian, Moestopo diberi komando PETA pasukan di Sidoarjo, ia kemudian dipromosikan menjadi komandan pasukan di Surabaya. Kini namanya diabadikan sebagai nama sebuah universitas di Jakarta.

Profil sosok-sosok di atas tentu belum mencakup seluruh sosok lulusan kedokteran yang berpengaruh dalam sejarah kemerdekaan bangsa ini. Tetapi setidaknya kita bisa mendapat gambaran betapa kontribusi seorang dokter atau lulusan kedokteran tidak melulu dan tidak boleh berhenti pada ujung bevel spuit (baca: spaut) injeksi, apalagi resep atas indikasi perusahaan farmasi. Karena sesungguhnya tidak ada seorang pun di dunia ini yang bisa membatasi kapasitas diri, kecuali diri kita sendiri.

Sumber:
- http://id.wikipedia.org/wiki/Peristiwa_10_November
- http://mutiarafadjar.wordpress.com/2013/08/17/dokter-dokter-pahlawan-kemerdekaan/
- http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/b/b7/IWM-SE-5865-Brigadier-Mallaby-burnt-car-194511.jpg

Baca Juga Artikel lengkap ini:
- Kecantikan Nadine Kaiser dalam Mewarnai Rambutnya
- Maraknya Impotensi pada Anak Muda
- Kisah Nyata Pasien Jantung yang Hampir Tewas
- Permen Coklat bisa Sembuhkan Pikun
- Indonesia Darurat Penyakit EBOLA
- Kisah Sedih Pasien Penyakit Kanker Larynx
- Minum Air Es Bikin Langsing
- Mengatasi Perilaku Aneh pada Anak dan Misteri Waktu Senja
- Kisah Nyata Sembuhnya Penderita Penyakit Diabetes dengan Biji Alpukat
- Gayatri Wailisa Diduga Alami Pecahnya Pembuluh Darah Otak
- Rahasia Umur 40 Tahun 


Sabtu, 08 November 2014

Mewarnai Rambut Sendiri dan Dampaknya pada Kesehatan



Mewarnai Rambut Sendiri dan Dampaknya pada Kesehatan 
Oleh sebagian wanita, punya rambut indah itu wajib hukumnya. Mulai dari rajin keramas, styling, sampai mengubah warna asli, kita lakukan supaya rambut kita terlihat cantik. Highlight, tonning, bleaching, rambut  pun siap berubah warna.

Kecantikan Nadine Kaiser membuat semua lelaki mabuk kepayang, dan membuat iri para wanita di Indonesia, salah satu disebabkan karena kepiawaian mewarnai dan menata rambutnya secara tepat dan proporsional, sehingga tampil cantik menawan.

Sayangnya, beberapa hasil penelitian mengatakan, usaha tadi ternyata berdampak kurang baik bagi kesehatan.


Kim Erickson, penulis buku Drop-Dead Gorgeous yang mengulas tentang produk-produk organik, mengatakan, bahan kimia pada produk perawatan rambut juga berbahaya untuk kesehatan. Yaitu, mengganggu sistem saraf dan menimbulkan iritasi pada mata dan kulit.

Untuk itu ketahui apa saja dampak negatif bagi kesehatan yang bisa ditimbulkan dari proses mewarnai rambut, yaitu:

Iritasi kulit dan alergi
Beberapa orang yang rentan mengalami alergi sebaiknya melakukan tes terlebih dahulu sebelum menggunakan pewarna rambut apapun. Jika dalam waktu 48 jam tidak menimbulkan reaksi apapun, maka pewarna tersebut aman.

Tapi bagi orang yang rentan, ia akan mengalami alergi kulit saat menggunakan pewarna rambut. Gejala yang muncul adalah kemerahan, gatal mendadak, sensasi terbakar di kulit dan rasa tidaknyaman. Jika timbul keluhan tersebut sebaiknya hentikan proses pewarnaan segera.

Kerusakan rambut
Rambut yang sering menerima berbagai prose kimia termasuk pewarnaan bisa memicu terjadinya kerusakan. Kondisi ini biasanya ditandai dengan rambut kusam, rapuh, kasar dan rusak. Ujung rambut yang bercabang juga menunjukkan bahwa rambut tidak sehat.

Perubahan warna kulit
Bahan kimia dalam rambut akan mempengaruhi protein dalam rambut, kulit dan kuku. Karenanya sangat penting menggunakan sarung tangan untuk perlindungan dan menggunakan krim di sekitar garis rambut.

Masalah kesehatan serius
Penelitian terbaru menunjukkan keracunan timah bisa terjadi ketika seseorang melakukan pewarnaan rambut, meski masih ada yang memperdebatkan masalah ini. Hal ini karena bahan utama dalam pewarna rambut warna gelap adalah timbal asetat yang sangat beracun, sehingga berbahaya bagi kesehatan tubuh dan memicu masalah kesehatan serius.

Efek pada mata dan kulit kepala
Beberapa produk kimia pewarnaan rambut dapat menyebabkan iritasi dan kemerahan di mata. Juga, mereka Dapat menyebabkan gatal-gatal, luka, dan sensasi terbakar pada kulit kepala Anda.

Gangguan hormonal
Beberapa pewarna rambut memiliki alkylphenol etoksilat (APE), yang ditemukan di spermisida dan pestisida. Kandungan tersebut dapat menyebabkan gangguan hormonal dalam tubuh Anda.

4. Penyakit Limfoma Non-Hodgkin
Sebuah studi dari Universitas Yale menemukan seseorang yang gemar memakai produk pewarnaan rambut berisiko besar mengembangkan mengembangkan limfoma non-hodgkin. Ini adalah kanker yang menyerang sistem limfatik yang merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh Anda.

Mmm... tapi memang bingung juga sih, kalau pengin ganti warna rambut gimana dong ya? Kalau gitu, jangan sering-sering deh, sesekali aja, hehehe... lagian kalau terlalu sering, rambut kamu bisa rusak juga lho.

Sumber:
- http://health.detik.com/read/2011/07/21/175156/1686424/766/dampak-negatif-mewarnai-rambut-bagi-kesehatan
- http://www.merdeka.com/gaya/8-masalah-kesehatan-akibat-mewarnai-rambut.html
- http://www.gadis.co.id/gaul/ngobrol/cat.rambut.bahaya/001/007/71

Baca Juga Artikel ini:
- Maraknya Impotensi pada Anak Muda
- Kisah Nyata Pasien Jantung yang Hampir Tewas
- Permen Coklat bisa Sembuhkan Pikun
- Indonesia Darurat Penyakit EBOLA
- Kisah Sedih Pasien Penyakit Kanker Larynx
- Minum Air Es Bikin Langsing
- Mengatasi Perilaku Aneh pada Anak dan Misteri Waktu Senja
- Kisah Nyata Sembuhnya Penderita Penyakit Diabetes dengan Biji Alpukat
- Gayatri Wailisa Diduga Alami Pecahnya Pembuluh Darah Otak
 
 ==================================
(Ads). 
Gratis Ongkir Bayar di Rumah COD
Kasur Panas Sauna 1,4juta
Slimming Belt 495ribu
Timbangan Lemak Perut 1,6juta
Alat Treadmill Elektrik 5,9juta
call sms WA 087780633777 BBM 7649FA23
===================================






Selasa, 28 Oktober 2014

Shandy Aulia Artis ‘Rumah Gurita’ memilih Hidup Sehat dengan Olahraga



Shandy Aulia Artis ‘Rumah Gurita’ memilih Hidup Sehat dengan Olahraga
Shandy Aulia sangat peduli dengan kesehatan. Tak heran jika sedari dulu, wanita berambut panjang ini sudah gemar berolahraga.

Shandy Aulia mengaku sudah menyukai olahraga sejak ia duduk di bangku SMU kelas 1. Selain berolahraga, Shandy juga mengimbangi dengan gaya hidup sehat dan mengonsumsi makanan yang bergizi.
"Pantangan makanan nggak ada, aku suka makan buah, tapi nggak suka makan kacang, karena rasanya aneh," imbuhnya.

Salah satu olahraga yang ia gemari dan sedang dijalaninya saat ini adalah olah raga fitness. Selain untuk alasan kesehatan, Shandy memilih fitness karena sekaligus ingin membentuk tubuh dan ototnya.

"Sekarang aku fitness 3 kali seminggu dan angkat beban biar lebih berotot, di salah satu fitness center di Pondok Indah," tuturnya.

Menurutnya, dengan olahraga tubuh jadi bugar dan pengaruhnya ke seluruh tubuh. Wajah jadi ceria dan kulit juga jadi mulus.
"Kenapa? kalau keluar keringat kan sama dengan membuang bagian kotor dari tubuh, seperti penyumbatan di kulit. Jadi, perawatannya juga nggak perlu repot. Sudah mendapatkan tubuh yang bugar, terus jadi cantik juga. Jadi, olahraga itu memang ada bonusnya, bukan cuma sehatnya saja," kata Shandy Aulia,

Sejak lama Shandy Aulia yakin bahwa wanita yang bisa menjaga penampilannya adalah wanita yang mau dan bersedia untuk olahraga. 

Pemilik mata indah ini mengaku semua aktivitasnya ini ia jalani karena keinginannya sendiri. Merasa memiliki tubuh kecil, Shandy menjadi terpacu untuk mengencangkan otot dan membentuk tubuhnya.
"Karena badanku kecil jadi kayanya lebih bagus biar agak berisi sekaligus untuk pembentukan tubuh juga," pungkasnya.

Saat ini Shandy Aulia makin memperlihatkan jati dirinya sebagai aktris profesional. Di film terbarunya yang bergenre horor, ‘Rumah Gurita’, Shandy Aulia harus melakukan adegan-adegan berbahaya, yang semua dilakukannya sendiri tanpa bantuan pemain pengganti (stuntman). Dalam film produksi Hitmaker Studio, garapan sutradara Jose Poernomo itu, Shandy berkali-kali terjatuh dari lantai dua, kecebur ke kolam, terlempar keras ke lantai dan sebagainya.

Sumber:
- http://life.viva.co.id/news/read/99658-shandy_aulia_ingin_badannya_lebih_berotot
- https://id.celebrity.yahoo.com/news/shandy-aulia-yakin-sehat-akan-membuat-dirinya-cantik-072048748.html
- http://poskotanews.com/2014/10/28/shandy-aulia-jatuh-dari-lantai-dua/
 ___________________________________
(Ads). 
Gratis Ongkir Bayar di Rumah COD
Alat Inhalasi Uap Asma 590Ribu,
Alat Tensi Digital Japan 390ribu,
Alat Cek Kolesterol dan Gula 450ribu.
Alat Bantu Dengar Germany 365ribu
call sms WA 087780633777 BBM 7649FA23
____________________________________
Artikel Kesehatan Para Artis:

Baca Juga Artikel ini:
Kisah cinta antara Nila Djuwita dengan Farid Anfasa Moeloek berawal bersemi di kampus perjuangan Universitas Indonesia. Pandangan pertama terjadi saat Nila baru masuk ke Fakultas Kedokteran UI. Saat itu, Farid aktif sebagai panitia Opspek (Orientasi Pengenalan Kampus). Pertemuan itu menumbuhkan benih-benih cinta di antara mereka. Farid pun resmi melamar dan mempersuntingnya menjadi istri pada tahun 1972.2)

Dalam membina rumah tangga, keduanya selalu memegang prinsip kebersamaan, saling menghormati dan mengasihi, sesuai denga kodradnya masing-masing. Termasuk dalam mendidik anak menjadi tanggung jawab berdua. Tiga orang anak sebagai buah kasih mereka (Muhammad Reiza Moeloek, Puti Alifa Moeloek dan Puti Anisa Moeloek) sejak awal ditanamkan nilai-nilai agama, terutama dalam menghadapi era globalisasi, yakni nilai-nilai negatif yang berpengaruh terhadap pola kehidupan anak-anak di zaman sekarang ini dianggap cukup meresahkan.

Ketiga anaknya, sejak masih kecil sampai mereka remaja dan memasuki kehidupan dewasa, sangat senang melakukan kegiatan di kamar tidur orang tuanya. Mulai dari belajar, nonton TV, maupun kegiatan lainnya. "Anak-anak kami sangat betah berlama-lama di kamar tidur kami. Hal ini sebenarnya cukup positif, karena selain menambah kedekatan kami sebagai orang tua dengan anak-anak, kegiatan mereka dapat kita pantau dengan baik. Mereka pun tidak sungkan-sungkan bercerita bila menghadapi suatu persoalan di luar rumah, baik dalam hal pelajaran maupun dalam pergaulan sehari-hari," ucap Nila. Sebagai seorang ibu, Nila juga selalu menempatkan diri sebagai seorang teman, terutama ketika mereka pada usia remaja.

Sebaliknya, anak-anak juga bisa memantau segala kegiatan orang tuanya. "Kalau saja kami terlalu sibuk dan mereka merasa kurang diperhatikan, maka mereka dengan cepat akan memprotes," ungkap Nila. Sehingga mereka juga sering berdiskusi untuk mencari jalan keluar yang terbaik. Termasuk ketika suaminya, Farid, usai masa jabatan sebagai Menteri Kesehatan berniat mendirikan Yayasan Koalisi Indonesia Sehat 2010, mereka sekeluarga terlibat dalam kegiatan yayasan itu.

Dalam manapaki kehidupan yang serba keras ini, kepada anak-anaknya, dia selalu menekankan agar jangan mudah menyerah, dan jalani hidup ini sesuai dengan keinginan dan hati nurani, mandiri dan bertanggung jawab.

Memang, sejak awal berkeluarga dengan Farid, mereka bersepakat untuk mendidik anak-anak dengan cara demokratis, di mana segala persoalan harus dibicarakan dan dipecahkan secara bersama-sama dalam keluarga. Kepada anak-anak diberikan kebebasan untuk menentukan pendidikan yang diinginkan selepas SMU. Ketiga anaknya pun berkembang dengan pilihan hidup mandiri masing-masing. Nila dan Farid merasa berbahagia, kendati ketiga anaknya tidak ada yang mengikuti jejak menjadi dokter. Tetapi anak dan puterinya memilih jadi insinyur

Sumber: http://www.tokohindonesia.com/biografi/article/286-direktori/1887-guru-besar-dan-aktivis-kesehatan
Copyright © tokohindonesia.com




 


Minggu, 26 Oktober 2014

Profil Menteri Kesehatan Nila F Moeloek, Kisah Cinta dan Keluarga


Profil Menteri Kesehatan Nila F Moeloek, Kisah Cinta dan Keluarga
Baru saja Presiden Joko Widodo mengumumkan Kabinet Kerja dengan masing-masing posisi menteri yang menjabatnya. Salah satunya kementerian yang diumumkan adalah Kementerian Kesehatan. Setelah berbagai sosok dikabarkan menjadi calon kuat, ternyata yang muncul dan disebut Presiden Joko Widodo adalah Prof. Dr. dr. Nila F Moeloek, SpM(K) .

Nila Djuwita Anfasa Moeloek yang lahir di Jakarta, 11 April 1949 adalah salah satu Staf Ahli Divisi Tumor Mata di RSCM Kirana. Alumni dokter umum dan spesialis mata dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini meneruskan subspesialisasi International Fellowship di Orbita Centre, University of Amsterdam, Belanda dan di Kobe University, Jepang. Setelah itu ia meneruskan pendidikan konsultan Onkologi Mata dan program Doktor Pasca Sarjana di FKUI, Jakarta. Ia adalah ketua umum Dharma Wanita Persatuan Pusat periode 2004-2009 dan istri Farid Anfasa Moeloek, Menteri Kesehatan pada Kabinet Reformasi Pembangunan.

Kisah cinta antara Nila Djuwita dengan Farid Anfasa Moeloek berawal bersemi di kampus perjuangan Universitas Indonesia. Pandangan pertama terjadi saat Nila baru masuk ke Fakultas Kedokteran UI. Saat itu, Farid aktif sebagai panitia Opspek (Orientasi Pengenalan Kampus). Pertemuan itu menumbuhkan benih-benih cinta di antara mereka. Farid pun resmi melamar dan mempersuntingnya menjadi istri pada tahun 1972.2)

Dalam membina rumah tangga, keduanya selalu memegang prinsip kebersamaan, saling menghormati dan mengasihi, sesuai denga kodradnya masing-masing. Termasuk dalam mendidik anak menjadi tanggung jawab berdua. Tiga orang anak sebagai buah kasih mereka (Muhammad Reiza Moeloek, Puti Alifa Moeloek dan Puti Anisa Moeloek) sejak awal ditanamkan nilai-nilai agama, terutama dalam menghadapi era globalisasi, yakni nilai-nilai negatif yang berpengaruh terhadap pola kehidupan anak-anak di zaman sekarang ini dianggap cukup meresahkan.

Ketiga anaknya, sejak masih kecil sampai mereka remaja dan memasuki kehidupan dewasa, sangat senang melakukan kegiatan di kamar tidur orang tuanya. Mulai dari belajar, nonton TV, maupun kegiatan lainnya. "Anak-anak kami sangat betah berlama-lama di kamar tidur kami. Hal ini sebenarnya cukup positif, karena selain menambah kedekatan kami sebagai orang tua dengan anak-anak, kegiatan mereka dapat kita pantau dengan baik. Mereka pun tidak sungkan-sungkan bercerita bila menghadapi suatu persoalan di luar rumah, baik dalam hal pelajaran maupun dalam pergaulan sehari-hari," ucap Nila. Sebagai seorang ibu, Nila juga selalu menempatkan diri sebagai seorang teman, terutama ketika mereka pada usia remaja.

Sebaliknya, anak-anak juga bisa memantau segala kegiatan orang tuanya. "Kalau saja kami terlalu sibuk dan mereka merasa kurang diperhatikan, maka mereka dengan cepat akan memprotes," ungkap Nila. Sehingga mereka juga sering berdiskusi untuk mencari jalan keluar yang terbaik. Termasuk ketika suaminya, Farid, usai masa jabatan sebagai Menteri Kesehatan berniat mendirikan Yayasan Koalisi Indonesia Sehat 2010, mereka sekeluarga terlibat dalam kegiatan yayasan itu.

Dalam manapaki kehidupan yang serba keras ini, kepada anak-anaknya, dia selalu menekankan agar jangan mudah menyerah, dan jalani hidup ini sesuai dengan keinginan dan hati nurani, mandiri dan bertanggung jawab.

Memang, sejak awal berkeluarga dengan Farid, mereka bersepakat untuk mendidik anak-anak dengan cara demokratis, di mana segala persoalan harus dibicarakan dan dipecahkan secara bersama-sama dalam keluarga. Kepada anak-anak diberikan kebebasan untuk menentukan pendidikan yang diinginkan selepas SMU. Ketiga anaknya pun berkembang dengan pilihan hidup mandiri masing-masing. Nila dan Farid merasa berbahagia, kendati ketiga anaknya tidak ada yang mengikuti jejak menjadi dokter. Tetapi anak dan puterinya memilih jadi insinyur.

Sumber: http://www.tokohindonesia.com/biografi/article/286-direktori/1887-guru-besar-dan-aktivis-kesehatan
Copyright © tokohindonesia.com
Kisah cinta antara Nila Djuwita dengan Farid Anfasa Moeloek berawal bersemi di kampus perjuangan Universitas Indonesia. Pandangan pertama terjadi saat Nila baru masuk ke Fakultas Kedokteran UI. Saat itu, Farid aktif sebagai panitia Opspek (Orientasi Pengenalan Kampus). Pertemuan itu menumbuhkan benih-benih cinta di antara mereka. Farid pun resmi melamar dan mempersuntingnya menjadi istri pada tahun 1972.2)

Dalam membina rumah tangga, keduanya selalu memegang prinsip kebersamaan, saling menghormati dan mengasihi, sesuai denga kodradnya masing-masing. Termasuk dalam mendidik anak menjadi tanggung jawab berdua. Tiga orang anak sebagai buah kasih mereka (Muhammad Reiza Moeloek, Puti Alifa Moeloek dan Puti Anisa Moeloek) sejak awal ditanamkan nilai-nilai agama, terutama dalam menghadapi era globalisasi, yakni nilai-nilai negatif yang berpengaruh terhadap pola kehidupan anak-anak di zaman sekarang ini dianggap cukup meresahkan.

Ketiga anaknya, sejak masih kecil sampai mereka remaja dan memasuki kehidupan dewasa, sangat senang melakukan kegiatan di kamar tidur orang tuanya. Mulai dari belajar, nonton TV, maupun kegiatan lainnya. "Anak-anak kami sangat betah berlama-lama di kamar tidur kami. Hal ini sebenarnya cukup positif, karena selain menambah kedekatan kami sebagai orang tua dengan anak-anak, kegiatan mereka dapat kita pantau dengan baik. Mereka pun tidak sungkan-sungkan bercerita bila menghadapi suatu persoalan di luar rumah, baik dalam hal pelajaran maupun dalam pergaulan sehari-hari," ucap Nila. Sebagai seorang ibu, Nila juga selalu menempatkan diri sebagai seorang teman, terutama ketika mereka pada usia remaja.

Sebaliknya, anak-anak juga bisa memantau segala kegiatan orang tuanya. "Kalau saja kami terlalu sibuk dan mereka merasa kurang diperhatikan, maka mereka dengan cepat akan memprotes," ungkap Nila. Sehingga mereka juga sering berdiskusi untuk mencari jalan keluar yang terbaik. Termasuk ketika suaminya, Farid, usai masa jabatan sebagai Menteri Kesehatan berniat mendirikan Yayasan Koalisi Indonesia Sehat 2010, mereka sekeluarga terlibat dalam kegiatan yayasan itu.

Dalam manapaki kehidupan yang serba keras ini, kepada anak-anaknya, dia selalu menekankan agar jangan mudah menyerah, dan jalani hidup ini sesuai dengan keinginan dan hati nurani, mandiri dan bertanggung jawab.

Memang, sejak awal berkeluarga dengan Farid, mereka bersepakat untuk mendidik anak-anak dengan cara demokratis, di mana segala persoalan harus dibicarakan dan dipecahkan secara bersama-sama dalam keluarga. Kepada anak-anak diberikan kebebasan untuk menentukan pendidikan yang diinginkan selepas SMU. Ketiga anaknya pun berkembang dengan pilihan hidup mandiri masing-masing. Nila dan Farid merasa berbahagia, kendati ketiga anaknya tidak ada yang mengikuti jejak menjadi dokter. Tetapi anak dan puterinya memilih jadi insinyur.

Sumber: http://www.tokohindonesia.com/biografi/article/286-direktori/1887-guru-besar-dan-aktivis-kesehatan
Copyright © tokohindonesia.com
Kisah cinta antara Nila Djuwita dengan Farid Anfasa Moeloek berawal bersemi di kampus perjuangan Universitas Indonesia. Pandangan pertama terjadi saat Nila baru masuk ke Fakultas Kedokteran UI. Saat itu, Farid aktif sebagai panitia Opspek (Orientasi Pengenalan Kampus). Pertemuan itu menumbuhkan benih-benih cinta di antara mereka. Farid pun resmi melamar dan mempersuntingnya menjadi istri pada tahun 1972.2)

baca juga:
Maraknya Penyakit Impotensi pada Anak Muda Baru-baru ini Semakin maraknya penyakit impotensi (tidak bisa ereksi) yang melanda anak muda baru-baru ini adalah ditengarai karena beberapa faktor <-- klik sini


Dalam membina rumah tangga, keduanya selalu memegang prinsip kebersamaan, saling menghormati dan mengasihi, sesuai denga kodradnya masing-masing. Termasuk dalam mendidik anak menjadi tanggung jawab berdua. Tiga orang anak sebagai buah kasih mereka (Muhammad Reiza Moeloek, Puti Alifa Moeloek dan Puti Anisa Moeloek) sejak awal ditanamkan nilai-nilai agama, terutama dalam menghadapi era globalisasi, yakni nilai-nilai negatif yang berpengaruh terhadap pola kehidupan anak-anak di zaman sekarang ini dianggap cukup meresahkan.

Ketiga anaknya, sejak masih kecil sampai mereka remaja dan memasuki kehidupan dewasa, sangat senang melakukan kegiatan di kamar tidur orang tuanya. Mulai dari belajar, nonton TV, maupun kegiatan lainnya. "Anak-anak kami sangat betah berlama-lama di kamar tidur kami. Hal ini sebenarnya cukup positif, karena selain menambah kedekatan kami sebagai orang tua dengan anak-anak, kegiatan mereka dapat kita pantau dengan baik. Mereka pun tidak sungkan-sungkan bercerita bila menghadapi suatu persoalan di luar rumah, baik dalam hal pelajaran maupun dalam pergaulan sehari-hari," ucap Nila. Sebagai seorang ibu, Nila juga selalu menempatkan diri sebagai seorang teman, terutama ketika mereka pada usia remaja.

Sebaliknya, anak-anak juga bisa memantau segala kegiatan orang tuanya. "Kalau saja kami terlalu sibuk dan mereka merasa kurang diperhatikan, maka mereka dengan cepat akan memprotes," ungkap Nila. Sehingga mereka juga sering berdiskusi untuk mencari jalan keluar yang terbaik. Termasuk ketika suaminya, Farid, usai masa jabatan sebagai Menteri Kesehatan berniat mendirikan Yayasan Koalisi Indonesia Sehat 2010, mereka sekeluarga terlibat dalam kegiatan yayasan itu.

Dalam manapaki kehidupan yang serba keras ini, kepada anak-anaknya, dia selalu menekankan agar jangan mudah menyerah, dan jalani hidup ini sesuai dengan keinginan dan hati nurani, mandiri dan bertanggung jawab.

Memang, sejak awal berkeluarga dengan Farid, mereka bersepakat untuk mendidik anak-anak dengan cara demokratis, di mana segala persoalan harus dibicarakan dan dipecahkan secara bersama-sama dalam keluarga. Kepada anak-anak diberikan kebebasan untuk menentukan pendidikan yang diinginkan selepas SMU. Ketiga anaknya pun berkembang dengan pilihan hidup mandiri masing-masing. Nila dan Farid merasa berbahagia, kendati ketiga anaknya tidak ada yang mengikuti jejak menjadi dokter. Tetapi anak dan puterinya memilih jadi insinyur.

Sumber:
- http://health.liputan6.com/read/2124722/nila-moeloek-program-kemkes-akan-dibuat-satu-arah
- http://www.tokohindonesia.com/biografi/article/286-direktori/1887-guru-besar-dan-aktivis-kesehatan
___________________________________
(Ads). Alat Inhalasi Uap Asma 590Ribu,
Alat Tensi Digital Japan 390ribu,
Alat Cek Kolesterol dan Gula 450ribu.
Alat Bantu Dengar Germany 365ribu
Gratis Ongkir Bayar di Rumah COD, 
call sms WA 087780633777 BBM 7649FA23
____________________________________

Baca Juga Artikel ini:
- Kisah Nyata Sembuhnya Penderita Penyakit Diabetes dengan Biji Alpukat
- Gayatri Wailisa Diduga Alami Pecahnya Pembuluh Darah Otak
- Rahasia Umur 40 Tahun 
- Maraknya Impotensi pada Anak Muda
- Kikis Lemak Tubuh dengan Susu
- Cara Mudah Deteksi Stroke Secara Dini
Kisah cinta antara Nila Djuwita dengan Farid Anfasa Moeloek berawal bersemi di kampus perjuangan Universitas Indonesia. Pandangan pertama terjadi saat Nila baru masuk ke Fakultas Kedokteran UI. Saat itu, Farid aktif sebagai panitia Opspek (Orientasi Pengenalan Kampus). Pertemuan itu menumbuhkan benih-benih cinta di antara mereka. Farid pun resmi melamar dan mempersuntingnya menjadi istri pada tahun 1972.2)

Dalam membina rumah tangga, keduanya selalu memegang prinsip kebersamaan, saling menghormati dan mengasihi, sesuai denga kodradnya masing-masing. Termasuk dalam mendidik anak menjadi tanggung jawab berdua. Tiga orang anak sebagai buah kasih mereka (Muhammad Reiza Moeloek, Puti Alifa Moeloek dan Puti Anisa Moeloek) sejak awal ditanamkan nilai-nilai agama, terutama dalam menghadapi era globalisasi, yakni nilai-nilai negatif yang berpengaruh terhadap pola kehidupan anak-anak di zaman sekarang ini dianggap cukup meresahkan.

Ketiga anaknya, sejak masih kecil sampai mereka remaja dan memasuki kehidupan dewasa, sangat senang melakukan kegiatan di kamar tidur orang tuanya. Mulai dari belajar, nonton TV, maupun kegiatan lainnya. "Anak-anak kami sangat betah berlama-lama di kamar tidur kami. Hal ini sebenarnya cukup positif, karena selain menambah kedekatan kami sebagai orang tua dengan anak-anak, kegiatan mereka dapat kita pantau dengan baik. Mereka pun tidak sungkan-sungkan bercerita bila menghadapi suatu persoalan di luar rumah, baik dalam hal pelajaran maupun dalam pergaulan sehari-hari," ucap Nila. Sebagai seorang ibu, Nila juga selalu menempatkan diri sebagai seorang teman, terutama ketika mereka pada usia remaja.

Sebaliknya, anak-anak juga bisa memantau segala kegiatan orang tuanya. "Kalau saja kami terlalu sibuk dan mereka merasa kurang diperhatikan, maka mereka dengan cepat akan memprotes," ungkap Nila. Sehingga mereka juga sering berdiskusi untuk mencari jalan keluar yang terbaik. Termasuk ketika suaminya, Farid, usai masa jabatan sebagai Menteri Kesehatan berniat mendirikan Yayasan Koalisi Indonesia Sehat 2010, mereka sekeluarga terlibat dalam kegiatan yayasan itu.

Dalam manapaki kehidupan yang serba keras ini, kepada anak-anaknya, dia selalu menekankan agar jangan mudah menyerah, dan jalani hidup ini sesuai dengan keinginan dan hati nurani, mandiri dan bertanggung jawab.

Memang, sejak awal berkeluarga dengan Farid, mereka bersepakat untuk mendidik anak-anak dengan cara demokratis, di mana segala persoalan harus dibicarakan dan dipecahkan secara bersama-sama dalam keluarga. Kepada anak-anak diberikan kebebasan untuk menentukan pendidikan yang diinginkan selepas SMU. Ketiga anaknya pun berkembang dengan pilihan hidup mandiri masing-masing. Nila dan Farid merasa berbahagia, kendati ketiga anaknya tidak ada yang mengikuti jejak menjadi dokter. Tetapi anak dan puterinya memilih jadi insinyur

Sumber: http://www.tokohindonesia.com/biografi/article/286-direktori/1887-guru-besar-dan-aktivis-kesehatan
Copyright © tokohindonesia.com

Artikel Kesehatan Para Artis:
- Rahasia Cantik dan Sehat Artis Vitalia Shesa
- Lagu Baru Raffi Nagita (Gigi) "Kamulah Takdirku" Lirik dan Youtube
- Rahasia Sehat dan Montok Artis Kartika Putri  
- Push-up Sit-up ala Artis Cantik Eriska Rein
- Cara Fitness 'Arjuna' Shaheer Sheikh  

Kisah cinta antara Nila Djuwita dengan Farid Anfasa Moeloek berawal bersemi di kampus perjuangan Universitas Indonesia. Pandangan pertama terjadi saat Nila baru masuk ke Fakultas Kedokteran UI. Saat itu, Farid aktif sebagai panitia Opspek (Orientasi Pengenalan Kampus). Pertemuan itu menumbuhkan benih-benih cinta di antara mereka. Farid pun resmi melamar dan mempersuntingnya menjadi istri pada tahun 1972.2)

Dalam membina rumah tangga, keduanya selalu memegang prinsip kebersamaan, saling menghormati dan mengasihi, sesuai denga kodradnya masing-masing. Termasuk dalam mendidik anak menjadi tanggung jawab berdua. Tiga orang anak sebagai buah kasih mereka (Muhammad Reiza Moeloek, Puti Alifa Moeloek dan Puti Anisa Moeloek) sejak awal ditanamkan nilai-nilai agama, terutama dalam menghadapi era globalisasi, yakni nilai-nilai negatif yang berpengaruh terhadap pola kehidupan anak-anak di zaman sekarang ini dianggap cukup meresahkan.

Ketiga anaknya, sejak masih kecil sampai mereka remaja dan memasuki kehidupan dewasa, sangat senang melakukan kegiatan di kamar tidur orang tuanya. Mulai dari belajar, nonton TV, maupun kegiatan lainnya. "Anak-anak kami sangat betah berlama-lama di kamar tidur kami. Hal ini sebenarnya cukup positif, karena selain menambah kedekatan kami sebagai orang tua dengan anak-anak, kegiatan mereka dapat kita pantau dengan baik. Mereka pun tidak sungkan-sungkan bercerita bila menghadapi suatu persoalan di luar rumah, baik dalam hal pelajaran maupun dalam pergaulan sehari-hari," ucap Nila. Sebagai seorang ibu, Nila juga selalu menempatkan diri sebagai seorang teman, terutama ketika mereka pada usia remaja.

Sebaliknya, anak-anak juga bisa memantau segala kegiatan orang tuanya. "Kalau saja kami terlalu sibuk dan mereka merasa kurang diperhatikan, maka mereka dengan cepat akan memprotes," ungkap Nila. Sehingga mereka juga sering berdiskusi untuk mencari jalan keluar yang terbaik. Termasuk ketika suaminya, Farid, usai masa jabatan sebagai Menteri Kesehatan berniat mendirikan Yayasan Koalisi Indonesia Sehat 2010, mereka sekeluarga terlibat dalam kegiatan yayasan itu.

Dalam manapaki kehidupan yang serba keras ini, kepada anak-anaknya, dia selalu menekankan agar jangan mudah menyerah, dan jalani hidup ini sesuai dengan keinginan dan hati nurani, mandiri dan bertanggung jawab.

Memang, sejak awal berkeluarga dengan Farid, mereka bersepakat untuk mendidik anak-anak dengan cara demokratis, di mana segala persoalan harus dibicarakan dan dipecahkan secara bersama-sama dalam keluarga. Kepada anak-anak diberikan kebebasan untuk menentukan pendidikan yang diinginkan selepas SMU. Ketiga anaknya pun berkembang dengan pilihan hidup mandiri masing-masing. Nila dan Farid merasa berbahagia, kendati ketiga anaknya tidak ada yang mengikuti jejak menjadi dokter. Tetapi anak dan puterinya memilih jadi insinyur

Sumber: http://www.tokohindonesia.com/biografi/article/286-direktori/1887-guru-besar-dan-aktivis-kesehatan
Copyright © tokohindonesia.com

Sabtu, 25 Oktober 2014

Rahasia Sehat dan Cantik Artis Vitalia Shesa




Rahasia Diet Sehat dan Cantik Artis Vitalia Shesa

Memiliki tubuh yang bagus, menjadi dambaan semua wanita. Vitalia Shesa mengaku bersyukur memiliki ini semua.

Vitalia Shesa  yang merintis karir sebagai model sejak tahun 2011 untuk majalah Popular dan Male ini, untuk menjaga berat badan, Vitalia mengaku rajin melakukan injection atau suntik Vitamin C supaya tubuhnya segar dan bugar. "Aktivitas aku banyak, kalau aku enggak rajin injection aku bisa gampang tepar," kata dia.

Vitalia juga mengaku rajin minum yang seger-seger seperti air jeruk dan air asam tujuannya lagi-lagi untuk asupan Vitamin C yang membugarkan tubuhnya dengan aktifitas yang padat.

"Kalau makanan aku suka apa saja. Tapi bicara makanan favorit aku suka makan sayur asem dan ikan asin. Makanan kampung tapi kalau sudah makan menu ini aku lahap dan enggak peduli berimbas bagi tubuhku".

Vitalia menuturkan dirinya adalah anak ke dua dari tiga bersaudara perempuan semua. Ibunya asli Betawi dan ayahnya asal Makasar. "Kalau ditanya seleraku ya makanan kampung banget."

Model Vitalia Sesha percaya bahwa seseorang dikatakan cantik, kalau memiliki inner beauty atau kecantikan dari dalam.

Sumber:
- Tempo.co

___________________________________
(Ads). Alat Inhalasi Uap Asma 590Ribu,
Alat Tensi Digital Japan 390ribu,
Alat Cek Kolesterol dan Gula 450ribu.
Alat Bantu Dengar Germany 365ribu
Gratis Ongkir Bayar di Rumah COD, 
call sms WA 087780633777 BBM 7649FA23
____________________________________ 

Artikel Kesehatan Para Artis:
- Lagu Baru Raffi Nagita (Gigi) "Kamulah Takdirku" Lirik dan Youtube
- Rahasia Sehat dan Montok Artis Kartika Putri  
- Push-up Sit-up ala Artis Cantik Eriska Rein
- Cara Fitness 'Arjuna' Shaheer Sheikh 


Baca Juga Artikel ini:
- Kisah Nyata Sembuhnya Penderita Penyakit Diabetes dengan Biji Alpukat
- Gayatri Wailisa Diduga Alami Pecahnya Pembuluh Darah Otak
- Rahasia Umur 40 Tahun - Maraknya Impotensi pada Anak Muda
- Kikis Lemak Tubuh dengan Susu
- Cara Mudah Deteksi Stroke Secara Dini

 Berikut ini adalah alat-alat yang dapat membantu menurunkan berat badan :
- Alat Fitness Treadmill (Klik Sini)
- Sabuk Pelangsing Slimming Belt (Klik Sini)

Gayatri Wailisa Diduga Alami Pecahnya Pembuluh Darah Otak



Gayatri Wailisa Diduga Alami Pecahnya Pembuluh Darah Otak
Bangsa Indonesia kehilangan anak berbakat, Gayatri Wailisa. Remaja yang memiliki kemampuan menguasai 14 bahasa asing itu meninggal diduga akibat mengalami pembuluh darah pecah atau Aneurisma usai berolahraga di Taman Senopati, Jakarta Pusat.

Meski Gayatri meninggal usai olahraga, tapi menurut Pakar olahraga dr Michael Triangto SpKO, jenis olahraga terakhir yang dilakukan gayatri harus dipastikan terlebih dahulu.

"Kalau cuma lari saya kira tidak akan menimbulkan pecah pembuluh darah. Tapi kalau olahraga beban mungkin bisa," kata Michael saat dihubungi Liputan6.com, Jumat (24/10/2014).

Jika memang gayatri melakukan olahraga beban, kata Michael, ada kemungkinan ia mengalami pelebaran pembuluh darah atau aneurisma.

Dihungi terpisah, Konsultan Spesialis Jantung dan Pembuluh darah dari RS Sahid Sudirman, dr. H. Aulia Sani, Sp.JP (K) FJCC, FIHA, FAsCC, FICA mengatakan aneurisma terbagi menjadi dua yaitu aneurisma otak dan aneurisma aorta.

"Aneurisma itu pembesaran pembuluh darah bisa terjadi di otak dan aorta. Biasanya terjadi karena melemahnya dinding arteri sehingga pembuluh darah mengembung," kata Sani.

Kondisi ini, kata Sani, biasanya dialami oleh orang dewasa dan jarang terjadi pada remaja atau dewasa muda. Tapi melihat kasus Gayatri, ia menilai bisa saja terjadi karena kemungkinan kelainan lahir atau melakukan aktivitas yang berat.

Gayatri Wailissa, gadis 17 tahun yang sarat prestasi, meninggal dengan sebab pecahnya pembuluh darah otak. Siswi yang menguasai 14 bahasa itu mengalami perdarahan otak saat usai berolahraga. Perdarahan otak memaksanya dirawat intensif selama 4 hari di rumah sakit dan akhirnya meninggal. Mengapa perdarahan pembuluh darah otak bisa menyerang Gayatri yang masih belia?

Kasus yang terjadi pada Gayatri adalah bentuk stroke hemoragik. Stroke ini terjadi ketika pembuluh darah di otak mengalami kebocoran atau pecah. Akibatnya darah akan memenuhi area otak dan meningkatkan tekanan di dalamnya. Kejadian tersebut biasa diikuti dengan kematian jaringan saraf. Inilah yang kerap disebut perdarahan intraserebral.

Kebanyakan, stroke hemoragik timbul akibat perdarahan yang muncul di rongga antara permukaan otak dan tulang tengkorak. Ini salah satu bentuk stroke hemoragik yang disebut perdarahan subaraknoid. Kejadian terjadi sangat spontan. Awalnya pembuluh darah otak membesar seperti balon lalu pecah (aneurisma).

Namun, dapat pula pecahnya pembuluh darah akibat kelainan dari pembuluh itu sendiri yang disebut arterio venous malformation/AVM. Baik aneurisma maupun AVM dapat dipantau dengan alat CT scan, MRI, atau angiography. Gejala khas tidak muncul dari keduanya, hanya saja penderita kerap merasa pusing.
Kabar buruknya, jika telah mengalami pecahnya pembuluh darah otak kerap ditemui pasien mengalami kematian. Jika nyawanya masih dapat diselamatkan, kemungkinan besar dia didapati cacat permanen.

Sumber:
- http://health.liputan6.com/read/2124049/gayatri-wailisa-diduga-alami-aneurisma
- http://sidomi.com/333797/ini-penyebab-pecahnya-pembuluh-darah-otak/

Baca Juga Artikel ini:
- Kisah Nyata Penderita Diabetes yang Sembuh Total dengan Biji Alpukat
- Para Ahli Medis menemukan fakta Kehidupan Setelah Mati 
- Rahasia Umur 40 Tahun
- Maraknya Impotensi pada Anak Muda
- Kikis Lemak Tubuh dengan Susu
- Cara Mudah Deteksi Stroke Secara Dini

Artikel Kesehatan Para Artis:
- Rahasia Sehat dan Montok Artis Kartika Putri
- Nasib Luhan EXO
- Push-up Sit-up ala Artis Cantik Eriska Rein
- Cara Fitness 'Arjuna' Shaheer Sheikh
- Nasib Jessica SNSD  



 Berikut Daftar Kebutuhan Pasien Stroke:
- Kursi Roda Pasien Stroke (Klik Sini)
- Tempat Tidur Pasien Stroke (Klik Sini)
- Tandu Ambulance untuk Pasien Stroke (Klik Sini)
- Kasur Angin untuk Pasien Stroke (Klik Sini)
- Alat Tensi Darah Otomatis (Klik Sini)
- Alat Bantu Berjalan untuk Pasien Stroke (Klik Sini)
- Alat Sensor Kadar Oksigen  Darah (Klik Sini)

Jumat, 24 Oktober 2014

Lagu Baru Raffi Ahmad & Nagita Slavina (Gigi) "Kamulah Takdirku" Lirik dan Youtube

Lagu Baru Raffi Ahmad & Nagita Slavina (Gigi) "Kamulah Takdirku" Lirik dan Youtube

Hanya dalam sekejap Sang Maestro pencipta lagu Melly Goeslaw menciptakan sebuah lagu berjudul Kamulah Takdirku di sebuah acara musik televisi nasional. Lagu yang ditujukan untuk pasangan selebritis yang mau menikah dalam waktu dekat Raffi Ahmad & Nagita Slavina ini sarat akan kata kata puitis nan romantis dan kental dengan melody khas Melly Goeslaw. Berikut ini cuplikan Lagu Kamulah Takdirku yang rencananya mau dibawakan berduet Raffi Ahmad & Nagita Slavina di acara pernikahannya.

Judul Lagu : Kamulah Takdirku
Penyanyi : Raffi Ahmad & Nagita Slavina
Ciptaan : Melly Goeslaw


 

Lirik Lagu Raffi Ahmad & Nagita Slavina - Kamulah Takdirku
Pernah kulihat  lukisan cantik
Tujuh bidadari dari langit
Namun saat kulihat dirimu
Cantikmu mengalahkan semua

Pernah kubaca puisi raja
Syairnya indah getarkan rasa
Namun saat namamu disebut
Ku tergetar jiwa penuh rasa
Tuhan yang berikan rasa cinta
Rasa kasih sayang

Buat apalah susah cari kesana kesini
Sudah didepan mata kamulah takdirku
Tuhan ciptakan aku
Tuhan ciptakan kamu
Kita berdua di izinkan bersama tuk bersatu selamanya

Seperti embun mengerti pagi
Seperti ombak paham samudra
Kita yang beda tlah disatukan
Dengan kekuatan cinta kasih
Jadilah kisah ini abadi
Kamulah takdirku

Seperti embun mengerti pagi
Seperti ombak paham samudra
Kita yang beda tlah disatukan
Dengan kekuatan cinta kasih
Jadilah kisah ini abadi
Kamulah takdirku

Buat apalah susah cari kesana kesini
Sudah didepan mata kamulah takdirku
Buat apalah susah cari kesana kesini
Sudah didepan mata kamulah takdirku
Buat apalah susah cari kesana kesini
Sudah didepan mata kamulah takdirku
Tuhan ciptakan aku
Tuhan ciptakan kamu
Kita berdua di izinkan bersama tuk bersatu
Kamulah takdirku

Sumber :
http://lirikanlaguku.blogspot.com/2014/10/lirik-lagu-raffi-ahmad-nagita-slavina.html
http://beritabulukumba.com/22821/raffi-ahmad-feat-nagita-kamulah-takdirku-versi-youtube

___________________________________
(Ads). Alat Inhalasi Uap Asma 590Ribu,
Alat Tensi Digital Japan 390ribu,
Alat Cek Kolesterol dan Gula 450ribu.
Alat Bantu Dengar Germany 365ribu
Gratis Ongkir Bayar di Rumah COD, 
call sms WA 087780633777 BBM 7649FA23
____________________________________

Baca Juga Artikel ini:
- Kisah Nyata Penderita Diabetes yang Sembuh Total dengan Biji Alpukat
- Para Ahli Medis menemukan fakta Kehidupan Setelah Mati 
- Rahasia Umur 40 Tahun
- Maraknya Impotensi pada Anak Muda
- Kikis Lemak Tubuh dengan Susu
- Cara Mudah Deteksi Stroke Secara Dini

Artikel Kesehatan Para Artis:
- Rahasia Sehat dan Montok Artis Kartika Putri
- Nasib Luhan EXO
- Push-up Sit-up ala Artis Cantik Eriska Rein
- Cara Fitness 'Arjuna' Shaheer Sheikh
- Nasib Jessica SNSD  



  Advertising:

http://sanesmedical.blogspot.com/2013/05/Alat-Bantu-Dengar-Pendengaran-Wireless-Hearing-aid-HARMED-CTS-99-GERMANY-ABD.html

http://sanesmedical.blogspot.com/2011/04/inhalasi-sesak-nafas-dan-asma-uap-alat.html

http://labklinik.blogspot.com/2013/05/Terapi-Penyakit-Cedera-Kelainan-Tulang-Punggung-Bengkok-Lumbago-LUMBAR-BACK-SUPPORT-OPPO-SELLA.html
http://sanesmedical.blogspot.com/2013/05/kursi-roda-lipat-aluminium-super-ringan-kra-864-folding-wheelchair.html